Minggu, 11 Mei 2014

Pejuang bukan? HADAPI...

"Temen2 relawan JKT hari minggu, 11 Mei 2014 temen2 relawan Bogor mau bagi2 DVD, kita bantu yuk"
itu merupakan whatsapp yang masuk ke grup TurunTangan JKT. Entah mengapa tanpa berfikir panjang saya langsung jawab "mau ikuut". 

Minggu, 11 Mei 2014 jam 6.30 saya sampai di markas Ciasem. Beberapa orang udah dateng dan bahkan ada yang nginep. Pagi yang cerah akan nemenin kita para relawan JKT & Bogor untuk jalan2. Setelah cemal-cemil sarapan & tunggu2an akhirnya jam 7.30 4 mobil rombongan Jkt menuju ke meeting point di kampus pascasarjana IPB.

Sepanjang perjalanan saya sempet bertanya-tanya sendiri, sebenernya ngapain ya pagi2 ngumpul di Ciasem trus ke Bogor?kan enakan tidur dirumah aja. Ngapain juga kita sibuk2 ngenalin seseorang ke masyarakat umum padahal kita juga baru kenal sama sosok itu, saudara juga bukan apa untungnya buat saya? 

Pertanyaan2 itu bukan hanya saya yang merasakan, karena kita sempat ngebahasnya dalam perjalanan pagi ini. Katanya relawan Rp. 0 tapi kok masih ngerogoh kocek sendiri buat beli bensin dan bayar tol? Ini sih namanya relawan minus..haha..bener juga ya. Tapi kok kita semua mau2nya sih?

Hal-hal yang ada dari alam bawah sadar mungkin yang menggerakan kita para generasi muda untuk bertindak, bukan hanya mendiamkan. Ternyata jawabannya adalah karena kita orang-orang yang sangat peduli dengan Indonesia dan yakin Indonesia akan bangkit. 

Jam 8.30 kita ngumpul di kampus pascasarjana IPB. Agenda awal perkenalan para relawan dan penjelasan mekanisme kegiatan hari ini. Ternyata perjalanan kita kali ini panjang, dimulai dari CFD di Tegar Beriman Cibinong, makan siang di Bakso Sukowati Cikeas, terminal Cileungsi dan berakhir di kampung cina.

Sebelum hari mulai panas mari kita berangkat. Jam 9.00 kita menuju CFD Tegar Beriman, rombongan bertambah menjadi 7 mobil dengan total 27 relawan.

Saatnya berjuang, para relawan menyebar di daerah CFD. Disini kita bagi2 koran dan DVD. Pada saat saya membagikan koran ada seorang ibu yang bertanya untuk apa ini?apa hebatnya orang ini?Akhirnya saya pun menjelaskan sedikit panjang lebar kepada ibu tersebut. Disaat saya mau pamitan ibu pun berkata "lain kali jangan koran doank, kaos kek atau apa gitu" wow akhirnya saya jawab saja "kami relawan bu, kaos aja beli sendiri" ibu itu menjawab lagi "jangan mau dunk klo udah repot disuruh beli sendiri" akhirnya pembicaraan mulai memanjang lagi. Miris ya klo menghadapi orang yang maunya hanya diberi tanpa ingin memberi. Ok kita gak berlama-lama disini karena hari sudah semakin siang. Saatnya menuju Cikeas.

Perjalanan menuju Cikeas agak lama karena kita bertemu dengan kemacetan. Langsung mikir deh apa iya pak SBY klo pulang lewat sini, jalan cibubur yang selalu macet? gak kebayang klo harus pake pengawal yang malah bikin jalan semakin macet.

Berhubung udah jam 11.30 jadi tujuan langsung ke Bakso Sukowati Cikeas yang konon kabarnya tempat makan para menteri. Kali aja kita2 ini nantinya akan menjadi menteri untuk membantu Indonesia. Para relawan berhasil memerahkan rumah makan tersebut. Niat awal kita mau muter DVD disitu eh batal karena semua udah konsentrasi sama makanannya masing2..hehe

Makan bakso udah, salat zuhur udah, saatnya perjuangan dilanjut ke terminal Cileungsi. Walau panas terik menghadang tidak mengurangi semangat para relawan untuk bertemu dengan orang2 disekitar terminal. Lagi2 disini ada seorang ibu yang bilang ke saya "lain kali amplopnya dunk jangan koran doank". Saya langsung berfikir, bener juga ya ibu itu, klo koran ini diamplopin pasti akan lebih bagus dan menarik..hehe..Itulah sedikit foto masyarakat Indonesia saat ini.

Di terminal ini kita sempat istirahat sejenak untuk menghilangkan dahaga karena teriknya matahari siang ini. Eh gak sengaja liat warung ini punya DVD, akhirnya kita minta ibunya untuk pasang DVD yang kita bawa, nobar seadanya pun berlangsung diwarung itu.

Jam 14.30 kita menuju lokasi terakhir di kampung cina. Memang ini lokasi yang bagus, karena banyak masyarakat yang berdatangan kesini. Tapi ternyata eh ternyata kita gak dikasih ijin sama petugas sekitar. Ok relawan gak menyerah kok, kita piknik aja klo gitu disini sambil evaluasi kegiatan hari ini.

Akhirnya jam 15.30 acara selesai dan kita berpisah dengan relawan Bogor. Terima kasih teman2 untuk perjuangan dan ilmunya hari ini. Abis dapet ilmu dilapangan dapet juga ilmu tambahan selama perjalanan pulang. Hari ini kita udah membuat sejarah untuk perubahan Indonesia mendatang teman. Para pejuang2 baru telah lahir.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar