Pejuang bukan? Hadapi..
Lebih dari 100 orang yang mayoritas anak muda Indonesia hari minggu, 27 April 2014 berkumpul di depan fX Senayan. Apa yang mereka lakukan pagi itu? ternyata hanya hal kecil mungkin bagi banyak orang yang pesimis akan kemajuan bangsa ini, tapi kegiatan yang mereka lakukan pagi itu merupakan hal besar bagi kami semua yang #MemilihOptimis untuk memajukan bangsa ini.
Jam 7 pagi para relawan turun tangan melakukan long march menuju Hotel Sahid untuk menghadiri dan mendukung Anies Baswedan dalam Debat Final Konvensi Demokrat. Siapa sih Anies Baswedan?ngapain sih kita harus dukung dia?banyak pertanyaan yang terlintas tentang seorang Anies Baswedan.
Mas Anies merupakan satu dari banyaknya pemuda Indonesia yang #MemilihOptimis untuk negeri ini. Mas Anies yang menyadarkan para pemuda Indonesia bahwa kita tidak boleh putus asa dan hanya bisa mengeluh atas keadaan di negeri ini. Berbagai quote2 mas Anies sangat menyentil para generasi muda bangsa ini, terutama saya. Semangat untuk membangun negeri ini harus kembali menggelora.
Melalui relawan turun tangan yang telah lebih dari 23.000 orang kita sadar bahwa masih banyak orang-orang baik yang siap iuran untuk membangun negeri ini. Kami relawan bukan bayaran, kami tidak dibayar bukan karena kami tidak bernilai tapi karena kami tidak ternilai. Para relawan dengan bayaran Rp. 0 dengan kesadaran diri mereka masing-masing datang dari seluruh penjuru untuk mendukung Capres yang baik di negeri ini.
Di lobby Hotel Sahid sudah terlihat berbagai poster para peserta konvensi. Dari 11 peserta konvensi tidak ada 1 pun poster yang bergambar Anies Baswedan terpampang di Hotel Sahid. Mas Anies sudah sangat percaya pada kita para relawan yang mendukungnya, jadi gak perlu lagi untuk ngeluarin dana besar hanya untuk memperkenalkan Mas Anies. Debat berlangsung dari pukul 10.00 sampai dengan 16.00. Tidak semua relawan dapat masuk karena keterbatasan tempat yang disediakan.
Streaming pun kita lakukan diluar ruangan, apapun yang terjadi kita tetap #MemilihOptimis. Kebersamaan para relawan sangat mengharukan, dari berbagai daerah mereka berkumpul sudah seperti keluarga. Pada saat istirahat pun Mas Anies menyempatkan untuk menyapa para relawan yang udah mendukungnya dari pagi. Kerendahan hati, pemikiran, ide, gagasannya sangat menggelora dan menarik bagi generasi muda. Disetiap kesempatan Mas Anies selalu memperkenalkan relawan turun tangan, bahkan kemarin di depan Pak SBY pun mas Anies memperkenalkan kami para relawan turun tangan.
Jadi, tunggu apa lagi. Janganlah kalian takut pada opini saat ini, tapi takutlah pada opini sejarahwan dimasa yang akan datang. Negeri ini bukan tidak memiliki orang baik, tetapi banyak orang baik yang hanya memilih diam dan mendiamkan. Mari sama-sama kita ubah bangsa ini untuk menjadi lebih baik dengan #MemilihOptimis dan ikut serta dalam Turun Tangan bukan hanya Urun Angan. Anak muda memang minim pengalaman, karena itu dia tidak menawarkan masa lalu. Anak muda menawarkan masa depan!!!
Selasa, 29 April 2014
Kamis, 24 April 2014
Belitung i’m comiiinnngg...
Semua berawal
dibulan oktober waktu saya sama temen2 saya sibuk nyoba2 cari tiket promo yang akhirnya dapetin tiket promonya GA Jkt – Tj.Pandan PP dgn harga 787rb. Setelah
melewati berbagai perdebatan yang cukup sengit akhirnya diputuskan tanggal 12 –
14 April 2014 kita akan jalan2 ke Belitung.
Sabtu, 12
April 2014 jam 9 pagi kita ketemuan di Soetta. Akhirnya jam 11.00 pesawat lepas
landas, setelah nunggu antrian selama setengah jam. Perjalanan kita belitung
kali ini b4, 3 cewe dan 1 cowo. Sesampainya dibelitung langsung disambut dengan
teriknya matahari siang itu. Dan ternyata eh ternyata Dinda yang akan nemenin
kita sampe tanggal 14 udah nungguin ditemenin bang arya wiguna.hehe..
Dari bandara
tujuan utama kita hari ini adalah museum kata Andrea Hirata dan replika SD
Muhammadiyah. Ditengah perjalanan kita berenti di tugu 1001 Warung Kopi untuk
bernarsis ria dulu yang merupakan ikon khas Manggar. Sebelum ke museum kata
kita sempat mampir ke rumah Ahok dan melihat2 batik belitung yang dijual di
halaman rumah Ahok yang sekarang ditempati oleh adiknya yang merupakan Bupati
Belitung Timur. Gak jauh dari rumah Ahok sampailah kita di museum kata Andrea Hirata.
Disini banyak dipajang berbagai karya Andrea Hirata juga foto2 pemeran film
Laskar Pelangi. Selain itu kita juga bisa mencicipi kopi khas Belitung di
tempat ini.
Perjalanan
selanjutnya adalah replika SD Muhammadiyah yang sengaja dibangun untuk syuting
film Laskar Pelangi. Kernarsisan pun berlanjut disekitar SD. Setelah capek
berfoto2 ria kita menuju penginapan untuk nyiciipin kasur sebentar. Perjalanan
1,5 jam menuju penginapan diiringi berbagai musik pengantar tidur, dari pop,
dangdut, sampe lagu2 nostalgia (jadul).
Sesampainya di
penginapan kita istirahat sebentar trus siap2 untuk hunting sunset di Tanjung
Pendam. Alhamdulillah cuaca cukup bagus jadi kebagian deh sunsetnya. Berhubung
trip kilat jadi persiapan belanja oleh2 harus diatur baik2, setelah hunting
sunset kita mampir ke toko OK yang menjual oleh2 khas Belitung. Hari ini kita
hanya sekedar icip2 oleh2 yang akan dibawa, karena besok kita masih
menjadwalkan untuk beli oleh2 lagi..hehe..malam semakin larut, perut semakin
lapar, dan mata semakin ngantuk. Sebelum kembali ke penginapan kita makan malam
di RM Belitung Timpok Dulu. Tempatnya di desain sesuai dengan namanya, berbagai
perabotan yang ada pun tempo dulu. Setelah perut kenyang saatnya untuk tidur
nyenyak biar besok tenaga bisa kembali penuh untuk mengarungi lautan
Belitung..hehe
Minggu, 13
April 2014 setelah terjadi sedikit perdebatan semalem antara yang mau liat
sunrise dan milih tidur, akhirnya diputuskan hari ini kita bangun agak
siang.hehe..acara hari ini bertemakan air, jadi siap deh untuk basah2an. Hari ini
rombongan kita bertambah 2 orang cewe lagi, seneng dapet temen baru dari
Kalimantan. Sebelum ketemu sama air dan teman2nya kita sarapan mie Belitung
dulu di warung mak Janah. Selanjutnya udah sabar deh main air dan saatnya
berubah a.k.a ganti kostum yang siap basah. Belitung terkenal dengan pantai
yang memiliki batu2 besar yang cantik. Disini mulai takjub dan berfikir akan
Kuasa Allah SWT yang tiada tandingannya. Siapa coba yang mau iseng pindahin
batu yang gede2 gitu ke pantai2 di daerah Belitung kalau bukan karena Kuasa
Allah SWT.
Saya seneng
banget yang namanya jalan2 di alam terbuka, karena itu merupakan salah satu
kondisi dimana kita bisa semakin yakin akan seluruh Kuasa Allah SWT. Perjalanan
membelah air selama 30 menit tidak terasa karena kita disuguhi berbagai
pemandangan batu2an yang indah, selain itu disini juga membuktikan bahwa bumi
itu bulat, karena gak ada ujungnya tuh lautan.
Pulau yang
paling terkenal di Belitung adalah Pulau Lengkuas. Di pulau ini terdapat
mercusuar yang tingginya 18 lantai. Sesampainya disana kita foto2 sebentar dan
langsung penasaran untuk naik ke mercusuar tersebut. Dengan semangat 45 kita
berjuang untuk sampai di lantai 18. Alhamdulillah, memang semua perjuangan gak
ada yang sia2. Sampai di atas kita bisa melihat pemandangan di sekitar pulau
itu dengan jarak pandang yang sangat jauh. Subhanallah, sungguh indah
ciptaan-Mu.
Ada sesuatu
yang menajubkan di pulau ini. Kita ketemu sama serombongan ibu2 yang usianya
sekitar 60-70 tahun, yang ternyata mereka rombongan ibu2 pengajian dari
kalibata,Jakarta. Wah hebat ya, jadi makin terinspirasi untuk terus jalan2 nih.
Bahkan salah satu dari ibu2 itu ada yang udah jalan2 ke raja ampat bareng
komunitas lansianya. Setelah makan siang di pulau lengkuas selanjutnya kita
snorkling di deket pulau tersebut.
Puas snorkling
gerimis pun datang, akhirnya kita merapat di pulau kepayang. Dibelakang pulau
tersebut ada penangkaran tukik, hanya saja hari ini sudah tidak ada karena
bulan lalu ratusan tukik sudah dilepas. Seorang penjaga disana menceritakan
semalam ada penyu dengan ukuran sangat besar yang terdampar ke pulau itu, tapi
tadi pagi sudah diangkat oleh 4 orang untuk dikembalikan ke habitatnya. Berhubung
hujan semakin deras akhirnya kita istirahat di pulau itu ditemani dengan pisang
goreng coklat keju, teh manis panas dan suara deru ombak yang bisa bikin
galau.haha..
Saatnya perjalanan
dilanjutkan, nah ini tempat tinggal untuk mengeluarkan bakat kenarsisan saya sama
temen2 saya aja. Batunya keren2 untuk dijadiin background foto soalnya. Sibuk pose sana sini gak terasa udah sore deh, mau gak mau kita harus kembali ke daratan.
Selanjutnya mari
kita hunting sunset di Tanjung Tinggi. Disinilah tempat lokasi syuting film
laskar pelangi, yang pas adegannya mereka pada lari2an itu lho. Batu 2 disini
buanyak banget, dan kita harus sukses lompat kesana kesini untuk dapet view
terbaik di tanjung tinggi.
Malam ini
malam terakhir bagi kita (*nyanyi dangdut), jadi saatnya belanja oleh2 yang
kurang untuk dibawa ke Jakarta. Selesai belanja saatnya makan, udah pada protes
soalnya cacing2 diperut. Malam ini kita diajak dinda makan di Kedai SS, menu
makanan disini macem2 yang pasti Indonesia banget. Akhirnya jam 9 malam saatnya
kita packing dan siap2 untuk hari terakhir besok.
Senin, 14
April 2014 adalah hari terakhir kita di Belitung. Dengan baik hati dinda ngasih
bonus trip untuk hari terakhir ini. Pagi2 kita hunting sunrise di danau kaolin.
Disini danau buatan tapi keren lho, kayak refleksi gitu viewnya. Berhubung mata
masih ngantuk jadi kenarsisan sedikit berkurang. Nah ini dia bonus trip dari
dinda, Batu Baginda. Batu ini tingginya 148 mdpl, usaha untuk kesana lumayan
lho, dari jalan dihutan yang nanjak trus masih harus manjat tuh batu pake tangga
yang dibuat dari kayu2 patahan pohon. Tapi pas sampe diatas view nya keren
banget. Puas deh rasanya.
Akhirnya jam
10.30 kita dah sampe dibandara dan siap2 untuk penerbangan kembali ke jakarta
jam 12.30. makasih ya untuk dinda n bang arya wiguna dan nemenin 3 hari di
belitung, sama eka n dani yang ikutan menggila bareng kita.
Senin, 21 April 2014
It’s me
Siapa sih
saya? Saya hanya perempuan yang lahir 26 tahun yang lalu. Saya punya 1 orang kakak
laki-laki yang beda umurnya 21 bulan. Hubungan saya sama kakak saya tergolong gak seperti kakak beradik kebanyakan yang hobi banget berantemnya. Saya sama kakak saya justru banyak akurnya walau kadang dengan keterpaksaan..hehe..
Saya hanya seorang PNS biasa yang sibuk dengan berbagai kegiatan monotonnya, alias itu lagi itu lagi. Walaupun gitu saya udah 5 tahun jadi PNS lho. Makanya saya seneng banget yang namanya jalan-jalan, untuk melampiaskan kebosanan saya dengan rutinitas yang ada. Saya seneng ke gunung, pantai, mall, pokoknya mana aja deh yang penting ketemu suasana baru dan temen baru.
Saya sadar banget kita itu mahluk sosial yang gak bisa hidup sendiri tanpa bantunan orang lain, makanya saya mau punya temen sebanyak-banyaknya. Apalagi diperkuat sama Hadist “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (HR. Ahmad, Thabrani, Daruqutni)”. Pengen banget deh bisa bermanfaat untuk orang lain. Soalnya kadang klo lagi sadar suka mikir sendiri saya udah 26 tahun tapi apa ya yang udah gw kerjain? Apa yang bisa saya banggain? Dari dulu pengen banget yang namanya bisa nulis, tapi godaan setan itu terlalu besar..hehe.. Udah punya 2 blog tapi gak ada yang diseriusin, semua dibubarkan begitu saja. Berhubung beberapa minggu kemarin baru sempet bikin proposal hidup ajarannya kakek Jamil Azzaini jadi Bismillah mulai sekarang disempetin untuk ngelakuin berbagai hal yang udah ditulis. Semoga bukan sekedar niat dan angan aja tapi bisa untuk seterusnya. Aamiin..
Saya hanya seorang PNS biasa yang sibuk dengan berbagai kegiatan monotonnya, alias itu lagi itu lagi. Walaupun gitu saya udah 5 tahun jadi PNS lho. Makanya saya seneng banget yang namanya jalan-jalan, untuk melampiaskan kebosanan saya dengan rutinitas yang ada. Saya seneng ke gunung, pantai, mall, pokoknya mana aja deh yang penting ketemu suasana baru dan temen baru.
Saya sadar banget kita itu mahluk sosial yang gak bisa hidup sendiri tanpa bantunan orang lain, makanya saya mau punya temen sebanyak-banyaknya. Apalagi diperkuat sama Hadist “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (HR. Ahmad, Thabrani, Daruqutni)”. Pengen banget deh bisa bermanfaat untuk orang lain. Soalnya kadang klo lagi sadar suka mikir sendiri saya udah 26 tahun tapi apa ya yang udah gw kerjain? Apa yang bisa saya banggain? Dari dulu pengen banget yang namanya bisa nulis, tapi godaan setan itu terlalu besar..hehe.. Udah punya 2 blog tapi gak ada yang diseriusin, semua dibubarkan begitu saja. Berhubung beberapa minggu kemarin baru sempet bikin proposal hidup ajarannya kakek Jamil Azzaini jadi Bismillah mulai sekarang disempetin untuk ngelakuin berbagai hal yang udah ditulis. Semoga bukan sekedar niat dan angan aja tapi bisa untuk seterusnya. Aamiin..
Senin, 30 September 2013
-hasrat ingin berubah-
ketika aku masih muda dan bebas berkhayal..
aku bermimpi ingin mengubah dunia..
seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku..
ku dapati bahwa dunia tidak kunjung berubah..
maka cita-cita pun ku persempit..
lalu ku putuskan hanya untuk mengubah negeri ku..
namun, tampaknya hasrat itupun tiada hasil..
tatkala usia ku semakin senja..
dengan semangatku yang masih tersisa..
ku putuskan untuk mengubah keluarga ku..
orang-orang yang paling dekat dengan ku..
sayangnya, mereka pun tidak mau diubah..
kini, sementara aku berbaring menunggu ajal menjelang..
tiba-tiba ku sadari..
andai pertama-tama yang ku ubah adalah diriku..
maka dengan menjadikan diriku sebagai teladan..
mungkin aku bisa merubah keluarga ku..
lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka..
bisa jadi aku pun bisa mengubah negeri ku..
kemudian, siapa tahu..
aku bahkan bisa mengubah dunia..
(Terukir disebuah makam di Westminster Abbey, Inggris, 1100M)
aku bermimpi ingin mengubah dunia..
seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku..
ku dapati bahwa dunia tidak kunjung berubah..
maka cita-cita pun ku persempit..
lalu ku putuskan hanya untuk mengubah negeri ku..
namun, tampaknya hasrat itupun tiada hasil..
tatkala usia ku semakin senja..
dengan semangatku yang masih tersisa..
ku putuskan untuk mengubah keluarga ku..
orang-orang yang paling dekat dengan ku..
sayangnya, mereka pun tidak mau diubah..
kini, sementara aku berbaring menunggu ajal menjelang..
tiba-tiba ku sadari..
andai pertama-tama yang ku ubah adalah diriku..
maka dengan menjadikan diriku sebagai teladan..
mungkin aku bisa merubah keluarga ku..
lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka..
bisa jadi aku pun bisa mengubah negeri ku..
kemudian, siapa tahu..
aku bahkan bisa mengubah dunia..
(Terukir disebuah makam di Westminster Abbey, Inggris, 1100M)
Kesaktian Pancasila
Masih sakti kah Pancasila?
Itu pertanyaan yang paling sering muncul
pertama kali saat mendengar hari kesaktian Pancasila. Sebenarnya apa sih makna
Pancasila bagi bangsa Indonesia? Yang saya tau Pancasila itu 5 prinsip dasar
negara Indonesia. Dengan begitu seharusnya dalam melakukan tindakan apapun
Indonesia harus berdasarkan Pancasila. Hal ini mungkin akan menjadi pembahasan
yang sangat panjang dan berat bagi generasi muda, termasuk saya.
Saya mengakui
sebagai generasi muda masih banyak tidak pedulinya terhadap Pancasila. Banyak orang
yang merasa itu kan hanya sekedar wacana, tapi kenyataanya tidak dapat
diterapkan. Miris rasanya klo mendengar hal itu. Semenjak saya bekerja di
lembaga yang mencetak calon pimpinan tingkat nasional, saya pun mulai
belajar dan peduli akan negara ini.
Mari para generasi muda kita dukung negara
Indonesia ini. Biarkan orang berkata apa, yang penting kita melakukan yang
terbaik yang kita mampu. Jangan mudah terpengaruh oleh keadaan. Kalau bukan
kita siapa lagi yang akan memikirkan bangsa ini.
Apakah kita akan membiarkan
bangsa ini terpuruk? Para pahlawan pendahulu kita telah berjuang dengan
mengorbankan jiwa dan raganya. Perjuangan apa yang bisa kita lakukan sekarang
untuk meneruskan ini semua? Apakah hanya menunggu keajaiban yang akan membuat
negara ini bangkit dengan sendirinya? Sepertinya hal itu akan sangat sulit.
Mari
kita lakukan dari hal yang kecil pada diri kita sendiri terlebih dahulu untuk
mengembalikan Kesaktian Pancasila, agar Pancasila benar-benar menjadi dasar bagi
bangsa Indonesia dalam bertindak. Berharaplah selalu demi kebaikan. Mari kita
buat sejarah bagi diri sendiri dengan membuat sesuatu yang bermakna dan dapat
dikenang.
Minggu, 25 Agustus 2013
Jambore Sahabat Anak XVII
Sabtu, 24 September 2013. pagi ini saya dan empat
orang teman saya memulai aktivitas dipagi hari. Hari libur yang biasa digunakan
untuk bersantai saat ini tidak. Pukul 04.30 kami berlima menuju Bimbel Koran
Klender untuk menjemput adik2 yang akan mengikuti kegiatan Jambore Sahabat Anak
XVII. Disaat mata masih ingin terpejam dan bermimpi kami sudah harus segera
menuju Klender. Sesampainya di Klender keinginan untuk memejamkan mata dan
kembali bermimpi hilang sudah karena melihat semangat adik2 pagi ini. Kami menuju
Ragunan dengan menggunakan metromini. Selama perjalanan mereka saling bercerita,
ada seorang adik yang bercerita kepada saya “kak, aku gak bisa tidur semalem
karena takut telat”. Wow mereka saja yang tidak tidur masih semangat kenapa
saya yang punya kesempatan tidur masih ngantuk aja ya?! Cuaca pagi yang cerah
pun menyambut adik2 tiba di Buper Ragunan. Kakak2 pendaming lainnya pun
menyambut kedatangan kami dengan senyuman. Keceriaan pun semakin bertambah,
karena tempat ini akan diramaikan oleh 1000 adik dan 500 volunteer. Sebelum kami
masuk ke area perkemahan setiap kelompok diberika sesi foto bersama.
Sambil menunggu teman2 dari daerah lain yang
belum datang kami menggunakan waktu kosong untuk menghias tenda. Kekompakan adik2
dan kakak2 mulai terlihat saat menghias tenda. Adik2 sangat ingin terlibat
dalam kegiatan itu, mereka saling berebut untuk membantu. Pembukaan JSA pun
dimulai, 1500 orang bergabung ditengah lapangan dengan menggunakan kaos orange.
Berbagai kegiatan workshop disediakan oleh
panitia untuk meramaikan kegiatan ini. Kakak2 dan adik2 saling mendukung dan
menyemangati dalam kegiatan ini. Meskipun matahari menyinari Buper Ragunan dengan
terik tapi tidak menurunkan semangat kami dalam mengikuti acara ini. Kegiatan workshop
pun berjalan hingga sore hari. Terlihat sekali antusias adik2 dalam kegiatan
ini. Kemandirian, kemanjaan, keisengan dan kepedulian adik2 terlihat disini. Saya
dapat mengamati dan mengetahui karakter beberapa adik melalui kegiatan seperti
ini. Sore hari kegiatan antri mandi pun berlangsung. Adik2 semua mengantri
untuk mandi sedangkan kakak2nya gak ada yang mandi.hehehe.. kegiatan malam hari
diisi dengan dongeng dan live musik. Pukul 22.00 adik2 mulai memasuki tenda
untuk istirahat agar besok pagi kembali segar. Berhubung di dalam tenda suasana
sudah penuh dan panas, beberapa kakak2 termasuk saya akhirnya memilih untuk
tidur diluar tenda dibawah bintang2 dan ditemani oleh sinar bulan.
Kegiatan minggu pagi pun diawali dengan
munculnya matahari yang masih malu2 di Buper Ragunan. Olah raga membuka
kegiatan pagi ini, dan goyang cesar pun menghebohkan Buper Ragunan. Hari kedua
masih diisi kegiatan workshop hingga siang hari. Dan sore hari diisi dengan
pengumuman berbagai pemenang kegiatan dan pemulangan para adik2. Kakak2 masih
berkumpul hingga menjelang magrib dan akhirnya pulang kerumah masing2 untuk
istirahat dan memulai hari esok dengan senyuman. Terima kasih adik2 dan kakak2
volunteer Bimbel Koran, serta panita JSA XVII yang top abis. Saatnya kita
belajar bersyukur dari manapun dan apapun.
Dua hari yang bersejarah. Terima kasih adik2
dan kakak hebat. Kalian semua Luar Biasaaaa!!!!!!
Langganan:
Postingan (Atom)






