Minggu, 25 Agustus 2013

Jambore Sahabat Anak XVII



Sabtu, 24 September 2013. pagi ini saya dan empat orang teman saya memulai aktivitas dipagi hari. Hari libur yang biasa digunakan untuk bersantai saat ini tidak. Pukul 04.30 kami berlima menuju Bimbel Koran Klender untuk menjemput adik2 yang akan mengikuti kegiatan Jambore Sahabat Anak XVII. Disaat mata masih ingin terpejam dan bermimpi kami sudah harus segera menuju Klender. Sesampainya di Klender keinginan untuk memejamkan mata dan kembali bermimpi hilang sudah karena melihat semangat adik2 pagi ini. Kami menuju Ragunan dengan menggunakan metromini. Selama perjalanan mereka saling bercerita, ada seorang adik yang bercerita kepada saya “kak, aku gak bisa tidur semalem karena takut telat”. Wow mereka saja yang tidak tidur masih semangat kenapa saya yang punya kesempatan tidur masih ngantuk aja ya?! Cuaca pagi yang cerah pun menyambut adik2 tiba di Buper Ragunan. Kakak2 pendaming lainnya pun menyambut kedatangan kami dengan senyuman. Keceriaan pun semakin bertambah, karena tempat ini akan diramaikan oleh 1000 adik dan 500 volunteer. Sebelum kami masuk ke area perkemahan setiap kelompok diberika sesi foto bersama. 
Sambil menunggu teman2 dari daerah lain yang belum datang kami menggunakan waktu kosong untuk menghias tenda. Kekompakan adik2 dan kakak2 mulai terlihat saat menghias tenda. Adik2 sangat ingin terlibat dalam kegiatan itu, mereka saling berebut untuk membantu. Pembukaan JSA pun dimulai, 1500 orang bergabung ditengah lapangan dengan menggunakan kaos orange.
Berbagai kegiatan workshop disediakan oleh panitia untuk meramaikan kegiatan ini. Kakak2 dan adik2 saling mendukung dan menyemangati dalam kegiatan ini. Meskipun matahari menyinari Buper Ragunan dengan terik tapi tidak menurunkan semangat kami dalam mengikuti acara ini. Kegiatan workshop pun berjalan hingga sore hari. Terlihat sekali antusias adik2 dalam kegiatan ini. Kemandirian, kemanjaan, keisengan dan kepedulian adik2 terlihat disini. Saya dapat mengamati dan mengetahui karakter beberapa adik melalui kegiatan seperti ini. Sore hari kegiatan antri mandi pun berlangsung. Adik2 semua mengantri untuk mandi sedangkan kakak2nya gak ada yang mandi.hehehe.. kegiatan malam hari diisi dengan dongeng dan live musik. Pukul 22.00 adik2 mulai memasuki tenda untuk istirahat agar besok pagi kembali segar. Berhubung di dalam tenda suasana sudah penuh dan panas, beberapa kakak2 termasuk saya akhirnya memilih untuk tidur diluar tenda dibawah bintang2 dan ditemani oleh sinar bulan.
Kegiatan minggu pagi pun diawali dengan munculnya matahari yang masih malu2 di Buper Ragunan. Olah raga membuka kegiatan pagi ini, dan goyang cesar pun menghebohkan Buper Ragunan. Hari kedua masih diisi kegiatan workshop hingga siang hari. Dan sore hari diisi dengan pengumuman berbagai pemenang kegiatan dan pemulangan para adik2. Kakak2 masih berkumpul hingga menjelang magrib dan akhirnya pulang kerumah masing2 untuk istirahat dan memulai hari esok dengan senyuman. Terima kasih adik2 dan kakak2 volunteer Bimbel Koran, serta panita JSA XVII yang top abis. Saatnya kita belajar bersyukur dari manapun dan apapun.

                                       

Dua hari yang bersejarah. Terima kasih adik2 dan kakak hebat. Kalian semua Luar Biasaaaa!!!!!!

Senin, 15 Juli 2013

Ngaboeboerit ke Tjikini



14 Juli 2013 merupakan salah satu hari bersejarah buat saya. Karena hari ini saya akan ikut acara Ngaboeboerit ke Tjikini bareng Komunitas Historia Indonesia (KHI). Kenapa saya bilang bersejarah, karena Cikini merupakan jalan yang 5 kali dalam seminggu (baca:weekdays) saya lewatin tapi sampai tanggal 13 Juli 2013 saya gak tau cerita tentang jalan itu. Akhirnya peristiwa bersejarah itu datang juga. Jam 13.00 saya beserta sekitar 100 orang lainnya berkumpul di Museum Joang ’45. Dari awal aja udah banyak peristiwa bersejarah buat saya, karena saya baru pertama kali ke Museum Joang ’45. Sambil menunggu acara dimulai saya dan beberapa teman saya berkeliling Museum Joang ’45 sambil berfoto-foto, kenarsisan pun dimulai.hehe.. Sekitar pukul 14.00 seluruh peserta Ngaboeboerit Tjikini berkumpul di Aula Museum Joang ’45 untuk nonton film tentang Museum tersebut. Museum Joang ’45 dahulunya adalah sebuah hotel, yang kemudian berubah menjadi tempat pendidikan politik sebelum akhirnya menjadi Museum Joang ’45. Sebelum perjalanan dimulai kita foto2 dulu biar bisa dikenang dalam sejarah -Quote by kang Asep Kambali-

Dari Museum Joang ’45 kami mulai menelusuri jalan Cikini Raya. Pertama-tama kami sampai di Kantor Pos Cikini, dahulu disinilah pusat percetakan prangko. 

Dari kantor pos Cikini kami mengunjungi salah satu toko roti tertua di Indonesia yaitu Tan Ek Tjoan, yang berdiri dari tahun 1921. Sayang kami tidak dapat melihat proses pembuatan roti secara langsung, dikarenakan pada bulan Ramadhan proses pembuatan roti dilaksanakan pada pagi hari. 

Kemudian kami bergerser ke Kebun Binatang Cikini yang sekarang sudah berubah menjadi Taman Ismail Marzuki (TIM). Setelah itu rombongan berjalan menuju SMP 1, bangunan SMP 1 masih terlihat arsitektur kuno. Sebelum melanjutkan perjalanan sesi narsis pun tetap dilakukan..

Dari SMP 1 kami menuju Perguruan Cikini. Di pintu gerbang Perguruan Cikini pernah terjadi peristiwa pengeboman terhadap Ir Soekarno pada saat mengantarkan anaknya sekolah. Setelah itu kami berjalan menelusuri jalan Raden Saleh menuju RS PGI Cikini. Disini kami akan berkunjung ke Istana Raden Saleh. 

Dan Woow saya baru melihat ada bangunan megah di dalam RS PGI Cikini yang merupakan rumah/ istana Raden Saleh. Kebun Binatang Cikini pun dibangun oleh Raden Saleh. Dari balkon rumahnya Raden Saleh memiliki pemandangan yang luas sampai ke Kebun Binatang, oleh karena itu banyak karya-karya Raden Saleh yang berupa lukisan binatang. Karena dari balkon itulah Raden Saleh mendapatkan inspirasi untuk melukis. Selain itu di RS PGI Cikini juga terdapat Kapel. Perjalanan berakhir di Masjid Al Makmur Cikini. Akhirnya kita berbuka puasa dan salat Magrib di Masjid ini serta mengakhiri perjalanan bersejarah ini sepanjang 1,5km. Jadi sepertinya penguasa Cikini itu Raden Saleh ya...hehe..
Sepertinya akan semakin banyak peristiwa-peristiwa bersejarah yang akan saya lalui...ayoo semangat untuk membuat sejarah bagi diri sendiri...